2.1
Pengertian dan Kegunaan Media Radio
Kata
media berasal dari bahasa Latin yang adalah bentuk jamak dari medium batasan
mengenai pengertian media sangat luas, namun kita membatasi pada media radio
pendidikan saja yakni media berupa audio yang digunakan sebagai alat dan bahan
kegiatan pembelajaran.
Secara umum media Radio mempunyai kegunaan:
1. memperjelas
pesan yang diterima.
2. mengatasi
keterbatasan ruang, waktu tenaga dan daya indra.
3. menimbulkan
gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid
dengan sumber belajar.
dengan sumber belajar.
4. memungkinkan
anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan
auditori & kinestetiknya.
auditori & kinestetiknya.
5. memberi
rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman &
menimbulkan persepsi yang sama.
menimbulkan persepsi yang sama.
2.2
Karakteristik Media Radio
Radio memiliki karakteristik yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan
manusia, karena memberikan banyak kontribusi yang besar bagi perkembangan
komunikasi massa. Karakteristik radio memberikan manfaat yang unik, baik
ditinjau dari sisi kelebihan maupun kekurangannya. Dengan memahami kekuatan dan
kelemahan audio, penyiar dapat merencanakan konsep implementasi untuk
menghasilkan produksi siaran yang lebih efektif dan efisien.
Dalam bukunya Media Fark Book-KBP, Pedroche,Toledo & Montila mengucapkan
bahwa karakteristik radio memberikan manfaat yang unik, diantaranya:
a.
Menarik
majinasi.
b. Cepat,radio
merupakan alat informasi yang efisien dan tanpa banding.
c.
Mudah
dibawa
d. Tidak
memerlukan kemampuan membaca/menulis.
e.
Tidak
memerlukan konsentrasi yang penuh dari pendengarnya
f.
Cukup
murah
g.
Mudah
digunakan dan pengoperasiannya.
Seperti media yang lainnya radio juga memiliki keterbatasan yakni bahwa radio
hanya sebuahmedia buta. Sekalipun radio disebut media buta karena hanya berupa
suara, namun suara merupakan sebuah instrumen yang penting yang perlu dikaji
lebih mendalam.
Kelebihan Radio :
1. Radio
mengandalkan suara manusia untuk mendekatkan diri dengan khalayaknya. Oleh
karena itu kualitas suara penyiar mutlak penting. Orang-orang hanya akan mau
mendengarkan siaran radio apabila suara penyiarnya menarik, meskipun mereka
tidak mengenal siapa orangnya.
2. Materi
program radio dapat diproduksi secara cepat dan murah, bahkan hanya dengan
memasang pesawat telepon saja suatu acara bisa dilangsungkan.
3. Penemuan
transistor dan teknik redifusi membuat radio begitu populer sehingga dinikmati
oleh jutaan orang, termasuk yang buta huruf.
4. Karena
kesederhanaan operasinya, suatu stasiun radio bisa memancarkan siarannya dalam
berbagai bahasa. Ini sangat ideal bagi negara-negara yang memiliki banyak etnik
dan bahasa daerah. Radio juga menjadi wahana komunikasi yang handal di
daerah-daerah yang kekurangan listrik.
Kelemahan Radio :
1. Materi-materi
siarannya sulit dicatat atau disimpan.
2. Karena
sedemikian populernya, radio kadang-kadang bisa juga mengganggu. Banyak orang
menyukai suara radio sembari bekerja sehingga ia tetap membunyikan radionya di
kala bekerja. Baginya mungkin menarik, tapi belum tentu bagi rekan-rekan yang
ada disekitarnya. Selain merupakan pemborosan energi, kebiasaan seperti itu
juga mengganggu dan menjadi sumber polusi suara.
2.3
Unsur pembangun media radio
1. Unsur
Bahasa
Bahasa yang
digunakan dalam media audio adalah bahasa lisan bukan bahasa tulis. Bahasa
lisan adalah tutur kata yang enak untuk didengar, mudah difahami, tidak
berbelit-belit. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan
bahasa audio yaitu:
a.
Pilihlah
kata yang tepat
b. Gunaan
kalimat yang pendek
c.
Gunakan
bahasa lingkungan
d. Hindari
segala sesuatu yang dapat mengalihkan perhatian atau mengganggu pikiran,
seperti : penggunaan kata-kata sukar atau asing, kata yang menyakitkan hati.
e.
Gunakan
kata-kata yang deskriptif
2. Unsur
musik
Dalam
program audio, unsur musik sangat berperan untuk menghidupkan suasana. Tanpa
diselingi musik program akan membosankan. Suasana sedih akan benar-benar terasa
mengharukan jika diselingi musik sedih. Begitu pula suasana gembira perlu
didukung oleh musik gembira.
Ada beberapa jenis musik dalam program audio yang digolongksn sesuai dengan
fungsinya yaitu:
a.
Musik
Tema.
Musik ini disebut dengan music pengenal, sesuai dengan fungsinya yaitu
digunakan untuk memperkenalkan suatu stasiun pemencar atau program tertentu.
Biasanya diputar diawal dan diahir program.
b. Musik
Penghubung
Musik ini berfungsi untuk menghubungkan satu adegan dengan adegan lain dalam
satu kesatuan program.
c.
Musik
Pemisah adegan
Musik ini dugunakan untuk memisahkan satu adegan dengan adegan lain dalam satu
kesatuan program.
d. Musik
Penegas
Musik ini dugunakan untuk memberi penegasan atau memberi kejutan suatu adegan
tertentu. Music ini biasanya digunakan dengan singkat dan keras.
e.
Musik
Latar Belakang
Musik ini digunakan untuk menciptakan suasana yang kita lukiskan dalam program
audio lebih mengena.
f.
Musik
Penunggu
Musik ini digunakan dalam program audio pendidikan atau pembelajaran. Bila
dalam program audio pendengar diminta untuk mengerjakan soal, maka music ini
digunakan untuk menunggu pendengar selesai mengerjakan soal yang diberikan.
Fungsi musik
sebagai bagian dari program lain penggunaannya tidak boleh lebih dari 10 detik,
agar penyajian program tidak terasa lamban dan membosankan.
3. Sound
Effect
Sound effect adalah bunyi tiruan atau bunyi sebenarnya dari binatang atau
benda-benda lain yang fungsinya untuk lebih menciptakan situasi dalam program
audio yang disiarkan.
Untuk memperoleh sound effect ada tiga cara yang dapat digunakan, yaitu:
a.
Spot
effect, didapat dengan cara rekaman langsung didalam studio.
b. Library
recorded effect, yaitu sound effect yang tersedia
ditoko-toko kaset atau CD yang isinya kompleks.
c.
Actually
recorded effect, soung effect yang direkam sendiri
menggunakan tape recorder.
2.4 Sistem Komunikasi Radio
Sistem gelombang mikro disebut juga sistem Radio Relay Terresterial, karena
menggunakan Sistem Repeater atau Relay dan keberadaannya dari suatu daerah ke
daerah lain dimana Terresterial adalah salah satu media transmisi yang penting
dalam jaringan komunikasi publik.
2. SISTEM LOS (Line Of
Sight)
Pada sistem LOS gelombang Radio dipancarkan dari antena pemancar ke antena
penerima melalui ruang bebas dalam posisi berada pada suatu garis tanpa penghalang.
Perambatan gelombang ruang di dalam system LOS ini akan mengalami beberapa
kehilangan energi diantaranya disebabkan oleh:
a.
Penyebaran
di antenna pemancar, yang besarnya relative sangat kecil sehingga di dalam
perhitungan di abaikan.
b. Redaman
sepanjang reabatan yang biasa disebut dengan Free Space Loss atau biasa disebut
FSL.
c.
Redaman
karena pengaruh cuaca.
2.5
Penerapan dalam dunia pendidikan.
Dalam
menggunakan media harus mengetahui dahulu konsep abstrak dan konkrit dalam
pembelajaran, karena proses belajar mengajar hakekatnya adalah proses
komunikasi, penyampaian pesan dari pengantar ke penerima. Pesan berupa
isi/ajaran yang dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi baik verbal
(kata-kata& tulisan) maupun non-verbal, proses ini dinamakan encoding.
Penafsiran simbol-simbol komunikasi tersebut oleh siswa dinamakan decoding.
Ada kalanya penafsiran berhasil, adakalanya tidak. Kegagalan atau
ketidakberhasilan atau penghambat dalam proses komunikasi dikenal dengan
istilah barriers atau noise. Semakin banyak verbalisme semakin abstrak
pemahaman yang diterima. Radio menjadi media pendidikan yang berguna bagi
semua bentuk pendidikan, karena memperkaya pengalaman pendidikan dan ide-ide
yang kreatif. Dengan demikian ,alat ini memiliki potensi dan kekuatan yang
berpengaruh dalam pendidikan. Masalah penggunaannya tergantung bagaimana
filsafat pendidikan yang dianut , dan kesadaran atas potensi yang dimaksud
tadi.
Nilai Radio bagi
Pendidikan diantaranya :
a.
Memberikan
berita yang ter up-to-date.
b. Menarik
Minat.
c.
Beritanya
Autentik
d. Berdasar
pada kenyataan
e.
Mempunyai
tinjauan yang luas.
f.
Memberikan
gambaran yang jelas.
g.
mendorong
kreatifitas
h. Integrasi
dan diskriminasi
Maksudnya radio berpengaruh terhadap pembentukan pribadi seseorang, menimbulkan
social adjustment dan ini penting bagi pembentukan seorang warga Negara yang
baik,selain itu juga mendidik siswa untuk dapat mendeskriminasikan
persoalan-persoalan dalam masyarakat. Radio mendorong manusia berfikir rasional
dan komparatif.
BAB III
SIMPULAN
Semakin
sadarnya orang ataupun masyarakat akan pentingnya media yang membantu
pembelajaran sudah mulai dirasakan. Pengelolaan alat bantu pembelajaran sudah
sangat dibutuhkan. Bahkan pertumbuhan ini bersifat gradual. Metamorfosis dari
perpustakaan yang menekankan pada penyediaan media cetak, menjadi
penyediaan-permintaan dan pemberian layanan secara multi-sensori dari
beragamnya kemampuan individu untuk menyerap informasi, menjadikan pelayanan
yang diberikan mutlak wajib bervariatif dan secara luas. Selain itu, dengan
semakin meluasnya kemajuan di bidang komunikasi dan teknologi, serta
diketemukannya dinamika proses belajar, maka pelaksanaan kegiatan pendidikan
dan pengajaran semakin menuntut dan memperoleh media pendidikan yang bervariasi
secara luas pula.
Bahwa lembaga penyiaran (radio) merupakan media informasi dan komunikasi yang
mempunyai peran penting dalam penyebaran informasi yang seimbang dan setimpal
di masyarakat, memiliki kebebasan dan tanggung jawab dalam menjalankan
fungsinya sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, kontrol serta perekat
sosial.